KARTIKA, CINDY MELIA (2025) PENGARUH NANOEMULGEL MINYAK ATSIRI KAYUMANIS TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS PADA MENCIT C57BL/6 YANG DIINDUKSI SINAR UVBSEBAGAI SEDIAAN ANTI-PHOTOAGING. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA.
|
Text
ABSTRAK Cindy Melia Kartika_2113206005_.pdf Download (281kB) |
Abstract
Photoaging merupakan kerusakan kulit akibat paparan radiasi UV dalamwaktu lama dan dianggap sebagai penyakit yang mempengaruhi jutaan orang diseluruh dunia. Minyak atsiri kayu manis adalah salah satu agen anti-photoagingalami yang mengandung senyawa utama sinamaldehida. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi senyawa potensial pada minyak atsiri kayu manis denganmetode GC-MS dan mengembangkan sediaan nanoemulgel minyak atsiri kayumanis sebagai alternatif pengobatan anti-photoaging. Berdasarkan analisis GC-MSminyak atsiri kayu manis mengandung senyawa utama sinamaldehida sebesar88,59%. Minyak atsiri kayu manis dibuat nanoemulsi dengan metode emulsifikasispontan. Formula nanoemulsi dikembangkan menjadi 10 formula (F1-F10) yangmengandung minyak atsiri kayu manis, cremophor RH40, dan PEG 400 denganberbagai rasio. Formula optimum nanoemulsi F1 diperoleh pada rasio 1:8:1 denganukuran partikel 14,03 ± 0,12 nm, indeks polidispersitas 0,250 ± 0,04, dan zetapotensial -11,07 ± 0,93 mV. Formula optimum nanoemulsi selanjutnyadiinkorporasikan dalam basis gel untuk membentuk nanoemulgel. Nanoemulgeldiformulasikan menjadi 4 formula (N1-N4) dengan 2 jenis gelling agent.Nanoemulgel optimum N3 dihasilkan dengan menggunakan polimer CMC Na 2%.Nanoemulgel optimum memiliki ukuran partikel 15,47 ± 0,47 nm, indekspolidispersitas 0,163 ± 0,12, pH 6,90 ± 0,05, daya sebar 5,53 ± 0,12 cm, viskositas40.067 ± 405 cps, dan stabil secara fisik dalam suhu penyimpanan 25℃. Ketebalanepidermis antara kelompok normal dengan kelompok perlakuan nanoemulgel tidakberbeda secara signifikan (p value ≥ 0,05) yang menunjukkan bahwa aplikasitopikal nanoemulgel memiliki efek sebagai anti-photoaging. Dengan demikian,nanoemulgel yang mengandung nanoemulsi minyak atsiri kayu manis memilikipotensi sebagai agen anti-photoaging. Nanoemulgel juga merupakan sediaanpotensial untuk meningkatkan penerimaan minyak atsiri kayu manis untukpenggunaan topikal. Kata kunci : Ketebalan epidermis, minyak atsiri kayu manis, nanoemulgel,photoaging, sinamaldehida
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords : Cinnamaldehyde, cinnamon essential oil, epidermal thickness,nanoemulgel, photoaging |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Program Studi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Surya Hadi Prasetyo |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 03:47 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/243 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

