ROFIAH, TALITA NAFI (2025) UJI AKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) DENGAN METODE DEFEKASI SERTA IDENTIFIKASI SENYAWA MENGGUNAKAN LC-MS. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA.
|
Text
ABSTRAK TALITA_2113206018_SKRIPSI.pdf Download (276kB) |
Abstract
Diare adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar cair sebanyak 3–7 kali dalam 24 jam, serta berpotensi menjadi penyakit endemik yang dapat memicu Kejadian Luar Biasa (KLB), sehingga dibutuhkan adanya terapi pendukung tambahan. Daun kelor diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi sebagai antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan komposisi senyawa di dalam ekstrak daun kelor yang dianalisis menggunakan LC-MS serta mengetahui aktivitas antidiare. Metode penelitian meliputi analisis ekstrak daun kelor hasil maserasi menggunakan LC-MS, diikuti uji aktivitas antidiare dengan metode defekasi berdasarkan waktu awal terjadinya diare, frekuensi diare, konsistensi feses dan lama terjadinya diare. Pada uji aktivitas antidiare terbagi dalam 5 kelompok yaitu kontrol positif (Loperamid HCl), kontrol negatif (CMC-Na), dan ekstrak etanol daun kelor dosis 100 mg/KgBB, 200 Mg/KgBB dan 300 mg/KgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) memiliki aktivitas antidiare dengan kelompok dosis 300 mg/KgBB ekstrak etanol daun kelor menunjukkan dosis yang paling optimun sebagai antidiare. Hasil anailis LC-MS pada ekstrak daun kelor memiliki senyawa metabolit sekunder yang dikelompokkan berdasarkan golongannya, yaitu flavonoid, tanin, alkaloid, asam fenolik, glikosida, kumarin, asam salisilat, dan lignan dengan golongan flavonoid diduga sebagai komponen terbanyak (61,60863 %). Salah satu senyawa golongan flavonoid yang berperan aktif sebagai antidiare dengan hasil presentase terbanyak ke 2 yaitu senyawa turunan isoflavon glikosida bernama 5,7,4'-trihydroxy-6-methoxyisoflavone-7-O-glucoside-4'-O-glucoside. Dengan demikian dapat diketahui bahwa ekstrak daun kelor mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antidiare. Kata Kunci: antidiare, daun kelor, isoflavon glikosida, LC-MS, metode defekasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: antidiarrheal, Moringa leaf, isoflavone glycosides, LC-MS, defecation method. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Program Studi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Surya Hadi Prasetyo |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 03:08 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 03:08 |
| URI: | http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

