eprintid: 212 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 1 dir: disk0/00/00/02/12 datestamp: 2025-09-18 01:49:12 lastmod: 2025-09-18 01:49:12 status_changed: 2025-09-18 01:49:12 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: KHAIRUNNISA, NADIA FIRDAUS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: PUTRI, AMALIA EKA contributors_name: HUDA, CHOIRUL title: UJI AKTIVITAS ANTIDIARE KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SELEDRI DAN DAUN KELOR PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER DENGAN METODE DEFEKASI ispublished: submitted subjects: R1 subjects: RS subjects: RV divisions: s1_farmasi full_text_status: public keywords: antidiarrheal, celery leaves, moringa leaves, defecation, male Swiss Webster mice abstract: Diare menyebabkan hilangnya cairan dan dapat mengakibatkan kekurangan cairan serta gangguan elektrolit seperti kekurangan kalium atau ekuilibrium garam lainnya. Tanaman yang berpotensi sebagai antidiare antara lain tanaman kelor dan tanaman seledri karena memiliki senyawa seperti flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antidiare terhadap mencit putih jantan yang diinduksi oleum ricini dan mengetahui kombinasi yang paling optimum. Metode yang digunakan adalah metode defekasi dengan subyek uji mencit putih jantan yang dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok negatif CMC-Na 0,5%, kelompok positif loperamide, kelompok tunggal daun seledri (20 mg/KgBB), kelompok tunggal daun kelor (36,4 mg/KgBB), kombinasi 1:1,8 (20 mg/KgBB : 36,4 mg/KgBB), kombinasi 1/2:2,3 (10:46 mg/KgBB), dan kombinasi 1,5:1,3(30 mg/KgBB : 26 mg/KgBB). Parameter yang diamati adalah mulai terjadinya diare, frekuensi diare, konsistensi feses, dan lama terjadinya diare. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kelor dan ekstrak seledri positif mengandung senyawa tanin, flavonoid dan saponin. Hasil uji efektivitas antidiare menunjukan bahwa kombinasi ekstrak daun kelor dan daun seledri memiliki efektivitas sebagai antidiare yang lebih baik dibandingkan dengan dosis tunggal. Variasi dosis yang dapar digunakan sebagai antidiare yaitu pada dosis kombinasi ekstrak daun kelor dan daun seledri dengan perbandingan dosis (1,5:1,3) dan (1/2:1,3). Kata kunci: antidiare, daun seledri, daun kelor, defekasi, mencit jantan galur swiss webster date: 2024-03 date_type: completed institution: STIKES KARYA PUTRA BANGSA TULUNGAGUNG department: S1 FARMASI thesis_type: undergraduate nim: 1913206031 nidn: 0728129201 nidn: 0726038502 kodeprodi: KODEPRODI48201#S1_Farmasi citation: KHAIRUNNISA, NADIA FIRDAUS (2024) UJI AKTIVITAS ANTIDIARE KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SELEDRI DAN DAUN KELOR PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER DENGAN METODE DEFEKASI. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA TULUNGAGUNG. document_url: http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/212/1/ABSTRAK%20skripsi%20nadia_compressed.pdf