RANDOMIZED CONTROL TRIAL TERAPI KOMPLEMENTER KAPSUL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PENURUNAN KADAR HbA1c PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II

MAYDA, AUDY DIDA (2024) RANDOMIZED CONTROL TRIAL TERAPI KOMPLEMENTER KAPSUL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PENURUNAN KADAR HbA1c PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA TULUNGAGUNG.

[img] Text
ABSTRAK AUDI DIDA_compressed.pdf

Download (112kB)

Abstract

Diabetes melitus adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena pankreas tidak mampu mensekresi insulin, gangguan kerja insulin, ataupun keduanya. Pengobatan diabetes mellitus tipe II selain menggunakan obat konvensional juga dibutuhkan terapi komplementer. Daun kelor diketahui memiliki aktivitas biologi, termasuk hipokolesterolemia, antidiabetik, agen hipertensi, mengobati tukak lambung, sebagai antiinflamasi, antitumor, antimikroba, dan antibiotiktik. Tujuan penelitian untuk pengaruh pemberian terapi komplementer kapsul ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar Gula Darah penderita diabetes mellitus di klinik Flodio Husada Tulungagung periode Juni – Juli 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji klinik acak terkontrol (Randomized Controlled Trial = RCT) dengan teknik single blind. Populasi penelitian yaitu semua partisipan dengan diagnosis diabetes mellitus tipe II di klinik Flodio Husada yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok kontrol mengkonsumsi kapsul plasebo yang tidak mengandung zat aktif obat akan tetapi mampu mengobati suatu penyakit tertentu dengan memberikan efek semu pada pasien diminum 2x2 dalam sehari dan kelompok perlakuan mengkonsumsi kapsul daun kelor yang mengandung ekstrak daun kelor 500mg/kapsul dimininum 2x2 dalam sehari selama 30 hari. Analisis data pada penelitian ini menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan masing-masing tingkat derajat standard kepercayaan ≤ 0,05. Hasil penelitian didapatkan kadar gula darah sebelum dan sudah dilakukan pemberian terapi pada kelompok kontrol dari 6,16 %menjadi 5,95% dengan ratarata penurunan tidak signifikan dengan P-value 0,104 dan pada kelompok perlakuan dari 7,39 % menjadi 6,75 % dengan rata rata penurunan yang signifikan dengan P-value 0,000. Adanya perbedaan yang signifikan terhadap kadar gula darah antara kelompok kontrol dan perlakuan dengan P-value 0,000. Kata Kunci : Diabetes Mellitus Tipe II, Daun Kelor, HbA1c , RCT

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Type II Diabetes Mellitus, Moringa Leaves, HbA1c, RCT
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Program Studi > S1 Farmasi
Depositing User: Surya Hadi Prasetyo
Date Deposited: 22 Sep 2025 01:49
Last Modified: 22 Sep 2025 01:49
URI: http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/217

Actions (login required)

View Item View Item