RAHAYU, DIAN (2024) UJI ANTIINFLAMASI SEDIAAN EMULSI TOPIKAL EKSTRAK DAUN CEMPEDAK (Artocarpus integer) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN SECARA IN VIVO. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA TULUNGAGUNG.
|
Text
ABSTRAK DIAN RAHAYU.pdf Download (197kB) |
Abstract
Inflamasi adalah respon protektif akibat trauma fisik, infeksi, atau reaksi antigen, yang sering menyebabkan nyeri. Inflamasi dapat ditandai dengan adanya kemerahan (rubor), panas (color), nyeri (dolor) dan bengkak (tumor). Pengobatan umum dengan obat antiinflamasi steroid dan non-steroid (AINS) dapat menimbulkan efek samping jangka panjang. Daun cempedak (Artocarpus integer) mengandung flavonoid, tannin, saponin, dan alkaloid yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu fisik sediaan emulsi topikal antiinflamasi ekstrak etanol daun cempedak dan mengetahui formula emulsi topikal ekstrak etanol daun cempedak yang paling optimum berdasarkan uji antiinflamasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat sediaan emulsi topikal esktrak etanol daun cempedak (Artocarpus integer) yang dibuat menjadi 3 formulasi dengan konsentrasi berbeda, yaitu : formulasi 1 dengan konsentrasi ekstrak 0,5%, formulasi 2 dengan konsentrasi ekstrak 1%, dan formulasi 3 dengan konsentrasi ekstrak 2% kemudian di uji secara in vivo pada hewan mencit putih sebagai hewan uji. Hewan dibagi menjadi beberapa kelompok uji, termasuk kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok yang diberikan emulsi topikal ekstrak etanol daun cempedak (Artocarpus integer) dengan berbagai konsentrasi. Uji antiinflamasi dilakukan dengan metode induksi edema pada punggung mencit menggunakan karagenan, diikuti dengan pengukuran volume edema pada interval waktu tertentu setelah aplikasi sediaan emulsi. Efektivitas antiinflamasi dinilai berdasarkan pengurangan volume edema dibandingkan dengan kelompok kontrol. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa uji mutu fisik sediaan emulsi topikal antiinflamasi ekstrak etanol daun cempedak (Artocarpus integer) menunjukkan hasil baik dengan formulasi homogen, warna dari putih hingga coklat muda, tekstur lembut, dan bau khas ekstrak. Emulsi termasuk tipe W/O memiliki pH 6.25, viskositas 20.000 cP, daya sebar rata-rata 6 cm, dan daya lekat 4.03-4.88 detik, serta stabil selama 6 siklus tanpa perubahan signifikan. Formulasi optimum sebagai anti-inflamasi untuk mencit putih (Mus musculus) jantan adalah formulasi 2. Kata Kunci : Antiinflamasi, Daun cempedak, Emulsi, In-Vivo
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anti-inflammatory, Cempedak leaves, Emulsion, In-Vivo |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QL Zoology R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Program Studi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Surya Hadi Prasetyo |
| Date Deposited: | 23 Sep 2025 01:53 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:49 |
| URI: | http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/222 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

