PENGARUH METODE MASERASI DAN SOXHLETASI TERHADAP KANDUNGAN SENYAWA ANTIOKSIDAN DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) MENGGUNAKAN LC-MS

YULIANTARI, SONIA DEVI (2024) PENGARUH METODE MASERASI DAN SOXHLETASI TERHADAP KANDUNGAN SENYAWA ANTIOKSIDAN DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) MENGGUNAKAN LC-MS. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA TULUNGAGUNG.

[img] Text
ABSTRAK SONIA DEVI Y-2013206030-SKRIPSI.pdf

Download (206kB)

Abstract

Daun Beluntas (Pluchea indica L.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, fenol, terpenoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kandungan senyawa antioksidan yang dianalisis menggunakan LC-MS serta mengetahui keterkaitan aktivitas antioksidannya melalui uji DPPH pada daun beluntas (Pluchea indica L.) yang diekstraksi secara maserasi dan soxhletasi. Ekstrak hasil maserasi dan soxhletasi daun beluntas dianalisis menggunakan LC-MS untuk mengetahui komposisi senyawa yang terkandung didalamnya kemudian dilanjutkan dengan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Pada uji aktivitas antioksidan menggunakan DPPH, masing-masing ekstrak dibuat 3 variasi konsentrasi yaitu 10 ppm, 50 ppm, dan 100 ppm, dan diukur berdasarkan absorbansi DPPH pada panjang gelombang 515 nm dengan menggunakan spektrometer uv-vis. Hasil analisis menggunakan LC-MS pada ekstrak maserasi daun beluntas yaitu terdapat 112 senyawa yang terdiri dari flavonoid 72,4841 %, fenol 9,00625 %, terpenoid 6,11827 %, alkaloid 6,99075 %, tanin 2,2256 %, dan saponin 2,04458%. Pada ekstrak soxhletasinya terdapat 116 senyawa yang terdiri dari flavonoid 67,14345 %, fenol 8,95854 %, terpenoid 13,82165 %, alkaloid 5,35637 %, tanin 2,53305 %, dan saponin 0,2969 %. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan DPPH pada ekstrak maserasi memiliki nilai IC 50 76,7576 dan soxhletasi 62,580 ppm. Ekstrak maserasi maupun soxhletasi daun beluntas (Pluchea indica L.) mengandung senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan yang tinggi dan memiliki aktivitas antioksidan yang baik yaitu dalam kategori antioksidan kuat. Namun pada ekstrak soxhletasi memiliki senyawa yang lebih banyak dan nilai IC 50 yang lebih rendah. Dengan demikian, semakin banyak senyawa antioksidan yang terkandung didalam suatu ekstrak maka semakin rendah nilai IC 50 sehingga semakin baik juga aktivitas antioksidannya. Kata kunci : Daun beluntas, antioksidan, maserasi, soxhletasi, LC-MS.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Beluntas leaves, antioxidants, maceration, soxhletation, LC-MS
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
Q Science > QK Botany
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Program Studi > S1 Farmasi
Depositing User: Surya Hadi Prasetyo
Date Deposited: 24 Sep 2025 05:59
Last Modified: 24 Sep 2025 05:59
URI: http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/235

Actions (login required)

View Item View Item