ANALISIS HPLC EKSTRAK BUTANOL BIJI JINTAN HITAMDAN POTENSI SEBAGAI ANTIKANKER MENGGUNAKAN UJI TOKSISITAS DENGAN METODE BSLT

PRASETYO, MOCHAMMAD RIDWAN (2025) ANALISIS HPLC EKSTRAK BUTANOL BIJI JINTAN HITAMDAN POTENSI SEBAGAI ANTIKANKER MENGGUNAKAN UJI TOKSISITAS DENGAN METODE BSLT. Undergraduate thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA.

[img] Text
ABSTRAK_Skripsi M. Ridwan Prasetyo.pdf

Download (280kB)

Abstract

Kanker adalah sekelompok penyakit dengan beberapa sel tumbuh tidakterkendali dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Penggunaan tanaman obatbukanlah hal baru di dunia kesehatan, dikarenakan tanaman obat sudah banyakdigunakan dan dikenal hampir seluruh orang di dunia. Salah satunya ialah tanamanjintan hitam (Nigella sativa L.). Bagian dari tanaman jintan hitam yangdimanfaatkan adalah bijinya. Hal ini dikarenakan beberapa penelitian telahdilakukan mengenai potensi antikanker dan toksisitas dari tanaman tersebut . Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandungdalam ekstrak biji jintan hitam (Nigella sativa L.) berdasarkan analisis denganHPLC dan nilai LC₅₀ dari pengujian toksisitas dengan metode BSLT. Penelitian inidilakukan dengan melakukan maserasi serbuk biji jintan hitam menggunakanpelarut butanol. Hasil maserasi tersebut dilakukan proses evaporasi dan didapatkanekstrak pekat kemudian dilakukan pengujian toksisitas dalam konsentrasi 100 ppmsampai 1000 ppm. Masing-masing konsentrasi tersebut dilanjutkan pengujian padalarva udang Artemia salina L. selama 24 jam. Nilai LC₅₀ dari hasil kematian larvaudang pada setiap konsentrasi, dikonversi dengan tabel probit serta perhitunganregresi linier menggunakan excel. Pengujian kuantitatif ekstrak butanol biji jintanhitam dengan HPLC didapatkan hasil kandungan kadar thymoquinone sebesar7,75% dalam 1 mL sampel. Hasil pengujian toksisitas ekstrak butanol biji jintanhitam (Nigella sativa L.) menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 276,72 ppm. Nilai LC₅₀ekstrak butanol biji jintan hitam (Nigella sativa L.) ini menyimpulkan bahwasampel memiliki efek toksik pada rentang kategori sedang, yaitu berada dalamkonsentrasi 100 – 500 ppm dan nilai LC₅₀ <1000 ppm disimpulkan senyawatersebut berpotensi sebagai senyawa bioaktif. Kata kunci: Antikanker, Biji Jintan Hitam, Butanol, HPLC, BSLT

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Keywords: Anticancer, Black Cumin Seeds, Butanol, HPLC, BSLT
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Program Studi > S1 Farmasi
Depositing User: Surya Hadi Prasetyo
Date Deposited: 21 Sep 2026 02:40
Last Modified: 21 Sep 2026 02:40
URI: http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/249

Actions (login required)

View Item View Item