RISVANI, ANIS SROQATUS PORBO (2024) UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI KULIT JERUK NIPIS ( Ci t rus aurant i fol i a) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN METODE KIRBY-BAUER. Diploma thesis, STIKES KARYA PUTRA BANGSA.
|
Text
ABSTRAK KTI ANIS SROQATUS P.pdf Download (37kB) |
Abstract
Antibakteri merupakan zat yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri atau bahkan dapat membunuh bakteri yang bersifat patogen dan non patogen dengan cara mengganggu metabolismenya. Bakteri patogen yang sering menginfeksi tubuh manusia adalah Staphylococcus aureus. S. aureus dapat menyebabkan beberapa penyakit diantaranya bisul, jerawat, pneumonia, meningitis, dan arthritits. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas antibakteri minyak atsiri kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan metode Kirby-Bauer. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak atsiri kulit jeruk nipis sebanyak 30 ml diperoleh di UPT Materia Medika Batu, Jawa Timur. Minyak atsiri kulit jeruk tersebut kemudian diambil 10 ml untuk digunakan menjadi 4 jenis konsentrasi yang akan dicampur dengan DMSO dengan konsentrasi 7,5%, 15%, 22,5% dan 30%. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi 7,5%, 15%, 22,5% dan 30% dari minyak atsiri kulit jeruk nipis. Variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah daya hambat ekstrak kulit jeruk nipis terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Analisis data menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian didapatkan Uji statistik didapatkan p value 0,000 < 0,05 artinya minyak atsiri kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Uji Post hoc Tukey HSD menunjukkan bahwa nilai p atau nilai signifikansi uji antar perlakuan konsentrasi memiliki nilai (p=<0,05) yang berarti adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan, sedangkan uji konsentrasi 22,5% dengan konsentrasi 30% dimana didapatkan p value 0,150 > 0,05 artinya tidak memiliki perbedaan bermakna. Kesimpulan penelitian minyak atsiri kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Kata Kunci : Antibakteri, Minyak Atsiri, Kulit Jeruk Nipis, Bakteri Staphylococcus aureus, Kirby Bauer
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Antibacterial, Essential Oil, Lime Peel, Staphylococcus aureus Bacteria, Kirby Bauer |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Program Studi > D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Surya Hadi Prasetyo |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 06:10 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 06:10 |
| URI: | http://repository.stikes-kartrasa.ac.id/id/eprint/256 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

